DOES - Shura (LYRIC TRANSLATION INDONESIA)
machikado wa iromeku shojora no nawabari
samishigari na osage tsumujikaze ni yurete
Sudut-sudut jalan tempat
hidup gadis-gadis
Kesepian yang bercampur
dengan angin
mimizawari na yuuwaku hanatsubaki no kaori
kumonashi no gogo ni wa boku no shura ga sawagu
Sebuah cobaan yang melukai
telingaku, dan aroma bunga kamelia
Pada malam tak berawan diriku memulai keributan
yaketsuku omoi wa urei tsunoraseru
kasanaru omokage wo mitsukete wa unadareteiru
Perasaan terbakar ini
memperkuat penderitaanku
Melihat banyak jejak, dan
menggantung kepala
hii - dareka boku no
fuu, hi wo keshite
mii, tobashitekure
yon, ie ie
Satu, seseorang kumohon
Dua, padamkan api ku
Tiga, dan biarkan aku terbang
bebas
Empat, yeah yeah
kakenuketa ichigeki erekiteru biribiri
nayamashige na matsuge soko haka tonaku darui
Sebuah kejutan melintasi
tubuh ku, seperti aliran listrik
Mereka merindukan bulu mata
yang memiliki daya tarik tertentu
kusuburu omoi wa urei tsunoaseru
ano hi no omoide wo usumete wa otonabiteiku
Pikiran-pikiran membara
memperkuat penderitaanku
Saat aku tumbuh dewasa,
kenangan hari-hari memudar
hii - dareka boku no
fuu, hi wo tsukete
mii, moyashitekure ni
yon, ie ie
Satu, seseorang kumohon
Dua, padamkan api ku
Tiga, dan biarkan aku terbang
bebas
Empat, yeah yeah
Empat, yeah yeah
Re Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu
Sinopsis Re Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu:
Dalam perjalanan pulang dari toko,
tiba-tiba, seorang murid SMA yang bernama Subaru Natsuki dipanggil ke
dunia lain. Dan tak ada tanda-tanda siapa orang yang telah memanggilnya,
terlebih lagi situasinya semakin buruk saat ia diserang. Tapi saat ia
diselamatkan oleh seorang gadis berambut perak misterius bersama peri
kucing, Subaru memutuskan bekerja sama dengannya untuk membalas budi.
Saat mereka akhirnya berhasil mendapatkan petunjuk, Subaru dan gadis itu
diserang dan dibunuh oleh seseorang. Subaru kemudian terbangun di
tempat ia pertama kali datang ke dunia lain itu dan dia menyadari kalau
dirinya memperoleh kekuatan “Kembali dengan Kematian” dan dia pun
menjadi seorang anak yang tak berdaya yang hanya memiliki kemampuan
untuk memundurkan waktu dengan kematian. Dalam keputusasaan, bisakah dia
menyelamatkan gadis itu dari takdir kematiannya?
[Lirik+Terjemahan] THE ORAL CIGARETTES - Kyouran Hey Kids!! (Mengamuklah, Hei Anak Muda!!)
ROMAJI:
(Tonight we honor the hero!)
Fusagu NO-men ni kowasu kyouran Kids
Uso kirai houkai hibi wo touka shite
Amai taion no mitsu nioi tatte
Sosoru Flavor Flavor Flavor
Just wanna hold your hands
Just wanna hold your hands
Just wanna hold your hands
Kurutte Hey Kids!!
Tozashita kinou wo terashite iki mo nai shoudou
Kurutte Hey Kids!!
Modorenai basho wo sagashite oh oh
Kurutte Hey Kids!!
Kudaranai ego wo tobashite imi no nai kousou
Kurutte heiki?
Watashi no namae wo hakanai ka?
(Are you ready? I respect the hero!)
Narasanai no? Kokkeina disutoushon
Imaya kyouhan sa ama no sonzai mo hora
(Who is the master who calls my favorite name!)
Iza forever ever ever
Kurutte Hey Kids!!
Tozashita kinou wo terashite iki mo nai shoudou
Kurutte Hey Kids!!
Modorenai basho wo sagashite oh oh
Kurutte Hey Kids!!
Kudaranai ego wo tobashite imi no nai kousou
Kurutte heiki?
Watashi no namae wo hakanai ka?
Just wanna hold your hands
Just wanna hold your hands
Just wanna hold your hands
Kurutte Hey Kids!!
Shidai ni jidai wa kawatte owaranai shousou
Kurutte Hey Kids!!
Deau hazu datta anata to oh oh
Kurutte naita
Wasurenai ai wo sagashite tsunagitai zutto
Kurutte Hey Kids!!
Soredemo mirai wa hakanai ka?
Just wanna hold your hands
(I swear I respect the hero)
(Malam ini kita menghormati pahlawan)
Menghancurkan topeng palsu dan anak muda mengamuk yang melakukannya
Benci kebohongan? Kehancuran? Hari-hari itu pun lenyap
Bahkan aroma madu pada suhu tubuh yang manis
Membawa rasa, rasa, rasa yang menggairahkan
Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
Mengamuklah, hei anak muda!
Sinarilah masa lalu yang suram, debaran yang tak bisa kabur
Mengamuklah, hei anak muda!
Mencari tempat yang kau takkan bisa kembali, oh oh
Mengamuklah, hei anak muda!
Buanglah ego yang tak berguna, konflik yang tak berarti
Apakah tidak apa mengamuk?
Mengapa kau tidak menyebut namaku saja?
(Apakah kau siap? Aku menghargai sang pahlawan)
Apa kau tak mengakuinya? Distorsi yang lucu ini
Kaki tangan kejahatan, lihatlah kehadiranmu yang lemah
(Siapakah sang tuan yang menyebut nama favoritku!)
Bagaikan selama-lamanya, selama-lamanya
Mengamuklah, hei anak muda!
Sinarilah masa lalu yang suram, debaran yang tak bisa kabur
Mengamuklah, hei anak muda!
Mencari tempat yang kau takkan bisa kembali, oh oh
Mengamuklah, hei anak muda!
Buanglah ego yang tak berguna, konflik yang tak berarti
Apakah tidak apa mengamuk?
Mengapa kau tidak menyebut namaku saja?
Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
Mengamuklah, hei anak muda!
Waktu berubah secara bertahap, kekhawatiran yang tiada akhir
Mengamuklah, hei anak muda!
Bersama denganmu yang seharusnya di sini, oh oh
Dalam tangisan yang mengamuk!
Aku mencari cinta yang tak terlupakan dan ingin terus terhubung
Mengamuklah, hei anak muda!
Namun sepertinya masa depan masih begitu fana
Aku hanya ingin menggenggam tanganmu
(Aku berjanji, aku menghargai sang pahlawan)
[First Impression] Dimension W
Kenapa Saya Tertarik Menonton:
1. Science fiction duuuuuude!!
2. Dari sinopsisnya, konsep dunianya KEREN SANGAT.
3. Dari trailer, protagonisnya bakal tipe-tipe badass anjay.
4. Lagi-lagi dari trailer, lagunya keren.
Kesan Awal:
2036, keberadaan satu vektor dimensi lain selain X, Y, dan Z berhasil dibuktikan. Dimensi W.
2051, alat khusus bernama "Coil" diciptakan untuk mengambil dan memanfaatkan energi tidak terbatas dari dimensi W.
2062, sistem transmisi energi global nirkabel terbentuk: World System.
2072, Mabuchi Kyouma, seorang Collector yang tidak menyukai keberadaan Coil, bertemu dengan seorang android bernama Mira. Keduanya pun bekerjasama dalam perburuan Coil ilegal.
Saya bener-bener auto-histeris jejeritan riang gembira begitu tau konsep dunia yang demikian. Worldbuilding-nya bener-bener general (sistem secara umum) dengan tidak menaruh soft spot secara terlalu jelas agar cerita gampang disetir ke arah tersebut. Satu-satunya sedikit keanehan yang saya temukan adalah, sebenernya dimensi W ini cuma dimensi -X (kalo perhatiin penggambaran poros koordinatnya). Tapi whatever lah ya, teknik what-if nya udah bener kok secara science fiction.
Dipadukan dengan konsep monocorporatocracy dengan perusahaan New Tesla Energy sebagai pemegang tunggal teknologi distribusi energi global ("World System")... udah deh, kelar masalah di sistem dunianya. Saya nggak bisa komplain apa-apa lagi. Ini baru science fiction!
Apa lagi? Tentu buat karakter utamanya!
Bosan dengan makhluk beta male yang cupu, nggak maskulin, berwajah unyu, punya kadar hoki yang nggak masuk akal, dan/atau disukai satu atau lebih cewek tanpa sebab yang logis? Mungkin Anda akan cocok dengan Dimension W.
Di sini kita punya Mabuchi Kyouma, seorang Collector (sejenis bounty hunter yang berburu Coil ilegal) dan juga veteran perang yang pernah tergabung dalam unit pasukan khusus anti-Coil bernama Grendel. Tampang sangar plus fisik yang fit berpadu dengan sifat dingin menjadikan Kyouma salah satu sosok antihero yang cukup greget. Dan dari 2 episode yang saya tonton ini, saya bisa ngambil kesimpulan kalo kebencian Kyouma terhadap Coil sebenernya karena adanya potensi super berbahaya dari Coil yang mampu menciptakan distorsi kontinuitas ruang-waktu (mungkin ada hubungannya dengan W = -X ? #ngarang #plak), bukan karena dirinya anti terhadap kemajuan teknologi.
Lelaki badass tidak akan lengkap rasanya jika tidak berpasangan denganwanitah perempuan yang bisa memberikan balance.
Di sini kita punya Mira, android sakti hasil ciptaan istri (Yurizaki Seira) dari penemu World System (Yurizaki Shidou). Kebalikan dari Kyouma, Mira memiliki sifat lebih ramah dan cukup feminin untuk ukuranbukan cewek beneran sebuah robot. Namun sama
dengan si protagonis cowok, Mira juga punya misi untuk mencari tahu
lebih banyak tentang Coil ilegal atas wasiat yang pernah dikatakan Dr.
Yurizaki.
Saya cukup puas dengan kepribadian kedua karakter utama yang bisa jadi akan memberikan pendekatan yang berbeda untuk penyelesaian kasus yang sama, dan mudah-mudahan akan terus jadi tim yang solid. :3
Bosan dengan makhluk beta male yang cupu, nggak maskulin, berwajah unyu, punya kadar hoki yang nggak masuk akal, dan/atau disukai satu atau lebih cewek tanpa sebab yang logis? Mungkin Anda akan cocok dengan Dimension W.
Di sini kita punya Mabuchi Kyouma, seorang Collector (sejenis bounty hunter yang berburu Coil ilegal) dan juga veteran perang yang pernah tergabung dalam unit pasukan khusus anti-Coil bernama Grendel. Tampang sangar plus fisik yang fit berpadu dengan sifat dingin menjadikan Kyouma salah satu sosok antihero yang cukup greget. Dan dari 2 episode yang saya tonton ini, saya bisa ngambil kesimpulan kalo kebencian Kyouma terhadap Coil sebenernya karena adanya potensi super berbahaya dari Coil yang mampu menciptakan distorsi kontinuitas ruang-waktu (mungkin ada hubungannya dengan W = -X ? #ngarang #plak), bukan karena dirinya anti terhadap kemajuan teknologi.
Lelaki badass tidak akan lengkap rasanya jika tidak berpasangan dengan
Di sini kita punya Mira, android sakti hasil ciptaan istri (Yurizaki Seira) dari penemu World System (Yurizaki Shidou). Kebalikan dari Kyouma, Mira memiliki sifat lebih ramah dan cukup feminin untuk ukuran
Saya cukup puas dengan kepribadian kedua karakter utama yang bisa jadi akan memberikan pendekatan yang berbeda untuk penyelesaian kasus yang sama, dan mudah-mudahan akan terus jadi tim yang solid. :3
Hingga episode 2 ini saya juga puas dengan kemunculan salah satu secondary character, Loser, yang membuka lebih jauh tentang beberapa hal. Jadi bukan sekedar penggembira hore-hore doang, tapi ada manfaatnya sebagai plot device dengan tujuannya untuk mencari serial Coil "Number". Saya menduga kalo "Number" yang dicari-cari si Loser adalah prototype dari segala Coil baik legal maupun ilegal, atau merupakan 1st generation stable release yang pertama kali berhasil "menambang" energi dari dimensi W (mungkin merupakan seperangkat stabilisator dimensional juga?). Dengan kata lain, eksistensi si Loser akan menyingkapkan lebih detail lagi misteri mengenai vektor dimensi keempat itu... #histerislagi
Lalu si android yang satunya itu, Four... Saya ada sedikit rasa curiga, tapi belom termaterialisasi sempurna di kepala saya kira-kira kenapa ada android satu lagi di dalam alur cerita. Bersumber daya dari serial Coil Number kah? Kenapa pula namanya harus angka empat...? Apakah bakal ada android lain/benda lain dengan nomor juga? Oh well, petunjuknya masih kurang. Lupakan, lupakan.
Sisanya... pace-nya bagus untuk action (kencengnya asoy), animasinya oke, seiyuu-nya banyak yang pro dan cocok ngisi karakternya, lagu opening-nya asik, plus cool. Yeah, cool. Cuma satu kata yang cocok untuk menggambarkan 2 episode awal anime ini secara keseluruhan: KEREN!
Ya udah lah ya, itu aja.
Scarlet Ballet Liric
Original / Romaji Lyrics
| English Translation | |
|---|---|
| shinjiteru mono wo tsuyoku hikiyoseru
kogoeta manazashi mo mamotte ageru kara | With strength, I draw close to me everything I believe in.
I will protect even that frigid gaze of yours, |
| negai wa hi no rasen ni maioriteku | while my wish slowly descends down into a scarlet spiral. |
| chippoke na MONO utsusanai sora
hitori hashireba kowaku nakatta koko de ashita wo uragireba mou doko ni mo ikarenai | Under this sky, onto which nothing tiny would be reflected,
even though I was running alone, I was not intimidated at all. Right now at this place, if I betray tomorrow, then I won't be able to go anywhere anymore. |
| ima tsumi ni samayou machi tada motomete hikari wo | In reality, on the streets where sins roam about, I'm merely searching for light, |
| shinjiteru mono wo tsuyoku hikiyoseru
kogoeta manazashi mo mamotte ageru kara | so with strength, I draw close to me everything I believe in.
Because I will protect even that frigid gaze of yours, |
| ryoute ni nigitta omoi wa "Kagayaki"
owaranai shirabe ga honto ni todoku made | I have, gripped in my hand, a will called "radiance",
and until this endless melody reaches the truth, |
| negai wa hi no rasen ni maioriteku | my wish will slowly descend down into a scarlet spiral. |
| yoru ni me ni suru kagami no you na
jibun jishin mo shiranu kodoku ni kizuki sou karappo no ude nee anata ga chikasugiru | At night, I see through my eyes a mirror-like solitude
that I myself am completely unfamiliar with, but when I'm about to realize my loneliness, my hands are already empty. Say, I think you're being a little too close. |
| furu ame ni kakikesareru kono koe wa hakanakute | My voice, being erased by the falling rain, is so fleeting, |
| kanawanai mono ni chikazuite ikitai
furue sou na kata wo mamotte kureru nara | that I want to go closer towards things that will never come true,
so if you would watch over my trembling shoulders, |
| ryoute wo hirogete itami wo mitsumete
iyasenai kizuato mune ni nokosarete mo | then extend your arms, gaze at your wound,
and even if a permanent scar has been left on your bosom, |
| atashi to iu binetsu no tama wo komete | load me, a bullet with a faint heat, into your gun. |
| ryoute ni nigitta omoi wa "Kagayaki"
owaranai shirabe ga honto ni todoku made | I have, gripped in my hand, a will called "radiance",
and until the endless melody reaches the truth, |
| kanawanai mono ni chikazuite ikitai
furue sou na kata wo mamotte kureru nara | I want to go closer towards things that will never come true,
so if you would watch over my trembling shoulders, |
| ryoute wo hirogete itami wo mitsumete
iyasenai kizuato mune ni nokosarete mo | then extend your arms, gaze at your wound,
and even if a permanent scar has been left on your bosom, |
| atashi to iu binetsu de uchinuiteiku | I, a bullet with a faint heat, will shoot through all! |
KATA KATA MUTIARA KORO SENSEI
- “Kau tahu, seorang Guru itu juga terus belajar. Bagaimana mungkin seorang guru bisa mengajar jika gurunya sendiri tak belajar setiap hari?” -Koro-sensei-
- “Saat ada murid di depanku, sudah menjadi naluriku sebagai guru untuk mengajarnya.” -Koro-sensei-
- “Meski kalah berkali-kali jangan terus membuatmu putus asa!” -Ryouma Terasaka-
- “Kata-kata dari orang bodoh kadang bisa memberimu semangat,lo.” -Karma Akabane-
- “Kau tahu, seorang guru itu juga terus belajar. Bagaimana mungkin seorang guru bisa mengajar jika gurunya sendiri tak belajar setiap hari?” -Koro-sensei-
- “Saat ada murid di depanku, sudah menjadi naluriku sebagai guru untuk mengajarinya.” -Koro-sensei-
- “Meski kalah berkali-kali jangan terus membuatmu putus asa!” -Ryouma Terasaka-
- “Kata-kata dari orang bodoh kadang bisa memberimu semangat, lo.” -Karma Akabane-
- “Kegagalan juga merupakan bagian dari proses pengembangan.” -Itona Horibe-
- “Nama yang diberikan orang tuamu, sebenarnya memang tak memiliki arti besar. Yang lebih penting adalah, dengan nama itu, apakah yang bisa dicapai? Nama tak menentukan takdir seseorang. Nama hanyalah jejak kaki yang tertinggal dalam kehidupan kita.”-Koro-sensei-
- “Dia selalu mementingkan keharmonisan kelas daripada dirinya sendiri. ‘Kebaikan diri’ yang telah dia bangun, itulah hal yang paling penting untuk menjadi seorang pemimpin.” -Koro-sensei-
- “Memang benar, sehebat apa pun itu kemampuanmu, di dunia ini akan selalu ada orang yang kemampuannya lebih baik darimu.” -Koro-sensei-
- “Di dunia ini, kemampuan seseorang pasti ada batasnya. Kemampuan untuk memimpin rekan-rekanmu dalam pertarungan. Tapi, asal kautahu … Dalam hal itu, kau lebih hebat dibandingkan Asano-kun. Meskipun kau merasa terpojok, teman-temanmu akan selalu berjuang bersamamu. Itulah keunggulanmu.” -Koro-sensei-
- “Aku heran dengan manusia … Padahal saat masih kecil mereka itu polos-polos, tapi saat mereka sudah tumbuh besar dan kuat, mereka akan menggunakan kekuatan dan pertumbuhannya itu untuk menyakiti orang lain.” -Sakura Kiyashiki-
- “Saat melihat mereka yang berada di atas pohon, dan saat direndahkan oleh mereka yang berada di atas pohon … kami memilih mempelajari rasa takut akan ketinggian dan akhirnya bisa memanjat ketinggian itu. Karena itulah, saat ini kami bisa bergerak bebas dalam ketinggian itu. Meski begitu … Kadang, tanpa kita sadari kami pun lupa akan semua itu. Dan terjatuh ke tanah. Ayo kita pelajari.” -Nagisa Shiota-
- “Kegagalan dan rasa frustasi adalah sumber dari pertumbuhan.” -Koro-sensei-
- “Menjadi seorang profesional bukan berarti tak ada beban.” -Tadaomi Karasuma-
- “Seorang professional harus bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.” -Tadaomi Karasuma-
- “Baik gaya rambut, SMA, maupun universitas, tak hanya ditentukan oleh orang tua saja. Nagisa-kun harus memutuskannya sendiri. Ibu, kehidupan Nagisa-kun adalah miliknya sendiri. Dia bukanlah alat untuk melampiaskan hasrat Anda.” -Koro-sensei-
- “Kesalahanmu dan kelemahanmu bisa dijadikan senjata.” -Nagisa Shiota-
- “Semua hubungan yang kita dapatkan di dunia ini, bisa kita jadikan pelajaran.” -Koro-sensei-
- “Seseorang takkan bisa menjadi kuat kalau hanya melawan musuh yang lemah.” –Gakushou Asano-
- “Jika kau ragu untuk melakukan sesuatu, kau akan langsung terpojok.” –Koutarou Takebayashi-
- “Hanya karena aku bodoh, bukan berarti kau boleh memperlakukanku seperti orang bodoh!” –Ryouma Terasaka-
- “Dengan mengajar orang lain, kau bisa memperdalam ilmu pengetahuanmu sendiri.” –Koro-sensei-
- “Kau tidak perlu berlama-lama mencemaskan bagian yang rumit. Kau hanya perlu memperhatikan dunia di sekitarmu …” -Karma Akabane-
- “Kalau mereka memang ingin melampiaskan rasa haus darahnya, harusnya mereka belajar keras. Kalian harus mengasahnya pelan-pelan, seiring berjalannya waktu.” -Rio Nakamura-
- “Hidup selalu sulit dipahami. Dalam dunia ini ketidakadilan itu sudah biasa, lo. Apalagi di antara yang lemah dan yang kuat. Yang bisa membunuh yang kuat hanyalah kelemahan, tapi yang kuat bisa membunuh yang lemah kapanpun dan dengan cara apa pun.” -Gakuhou Asano-
- “Bagi tiap orang, kata ‘baik’ memiliki makna yang berbeda.” -Gakuhou Asano-
- “Tak pedui kelemahan atau kekurangan yang kumiliki, jika aku mengasahnya, pasti bisa kujadikan sebagai senjata.” -Kaede Kayano (Akari Yukimura)-
- “Saat dipaksa membuat keputusan besar, sifat asli seseorang biasanya akan terlihat … Dan hal itu pun terjadi saat seseorang berjuang mati-matian.” -Koro-sensei-
- “Kadang pertengkaran pun bisa mempererat hubungan persahabatan.” -Koro-sensei-
- “Semuanya punya alasan dan cara tersendiri untuk mengungkapkan perasaan!” -Rio Nakamura-
- “Seseorang pengjar itu tak pernah melewatkan satu pun jam pelajarannya, lo.” -Koro-sensei-
- “Semuanya, masa lalu yang telah hilang tak akan pernah bisa kembali lagi. Pak guru sendiri …, telah banyak membuat kesalahan … Akan tetapi, dengan belajar dari masa lalu, kita tak akan mengulangi kesalahan yang sama.” -Koro-sensei-
- “Waktu untuk bersenang-senang pun … tetap harus diakhiri. Itu sudah wajar dalam kegiatan belajar mengajar.” -Koro-sensei-
- “Dunia ini akan selalu dipenuhi dengan ketidakadilan. Kalau kau memiliki waktu untuk menyerah atau menyimpan dendam terhadap ketidakadilan itu. Sebaiknya gunakan waktumu untuk menghadapi ketidakadilan itu.” -Nagisa Shiota-
- “Kalian takkan bisa tumbuh dewasa kalau kalian hanya bergantung pada uang semata!” -Koro-sensei-
【Kenshi Yonezu】 Eine Kleine [Liric]
Eine Kleine
[アイネクライネ]
song by: Kenshi Yonezu [米津玄師]
album: YANKEE
.
Kanji
あたしあなたに会えて本当に嬉しいのに
当たり前のようにそれら全てが悲しいんだ
今痛いくらい幸せな思い出が
いつか来るお別れを育てて歩く
誰かの居場所を奪い生きるくらいならばもう
あたしは石ころにでもなれたならいいな
だとしたら勘違いも戸惑いも無い
そうやってあなたまでも知らないままで
あなたにあたしの思いが全部伝わってほしいのに
誰にも言えない秘密があって嘘をついてしまうのだ
あなたが思えば思うよりいくつもあたしは意気地ないのに
どうして どうして どうして
消えない悲しみも綻びもあなたといれば
「それでよかったね」と笑えるのがどんなに嬉しいか
目の前の全てがぼやけては溶けていくような
奇跡であふれて足りないや
あたしの名前を呼んでくれた
あなたが居場所をなくし彷徨うくらいならばもう
誰かが身代わりになればなんて思うんだ
今ささやかで確かな見ないふり
きっと繰り返しながら笑い合うんだ
何度誓っても何度祈っても惨憺たる夢を見る
小さな歪みがいつかあなたを呑んでなくしてしまうような
あなたが思えば思うより大げさにあたしは不甲斐ないのに
どうして どうして どうして
お願い いつまでもいつまでも超えられない夜を
超えようと手をつなぐこの日々が続きますように
閉じた瞼さえ鮮やかに彩るために
そのために何ができるかな
あなたの名前を呼んでいいかな
産まれてきたその瞬間にあたし
「消えてしまいたい」って泣き喚いたんだ
それからずっと探していたんだ
いつか出会える
あなたのことを
消えない悲しみも綻びもあなたといれば
「それでよかったね」と笑えるのがどんなに嬉しいか
目の前の全てがぼやけては溶けてゆくような
奇跡であふれて足りないや
あたしの名前を呼んでくれた
あなたの名前を呼んでいいかな
.
Romaji
atashi anata ni aete hontou ni ureshii noni
atari mae no you ni sorera subete ga kanashiinda
ima itai-kurai shiawase na omoi-de ga
itsuka kuru o-wakare wo sodatete aruku
dareka no ibasho wo ubai ikiru kurai naraba mou
atashi wa ishikoro ni demo nareta nara ii na
dato shitara kanchigai mo tomadoi mo nai
sou yatte anata made mo shiranai mama de
anata ni atashi no omoi ga zenbu tsutawatte-hoshii noni
dare-ni-mo ienai himitsu ga atte uso wo tsuite-shimau no da
anata ga omoeba omou yori ikutsu mo atashi wa ikuji ga nai noni
doushite doushite doushite
kienai kanashimi mo hokorobi mo anata to ireba
“sore de yokatta ne” to waraeru no ga donna ni ureshii ka
me no mae no subete ga boyakete wa tokete-yuku you na
kiseki de afurete tarinai ya
atashi no namae wo yonde-kureta
anata ga ibasho wo nakushi samayou kurai naraba mou
dareka ga migawari ni nareba nante omounda
ima sasayaka de tashika na minai-furi
kitto kuri-kaeshi nagara warai-aunda
nando chikatte mo nando inotte mo santan taru yume wo miru
chiisa na hizumi ga itsuka anata wo nonde nakushite-shimau you na
anata ga omoeba omou yori oogesa ni atashi wa fugainai noni
doushite doushite doushite
onegai itsu-made-mo itsu-made-mo koerarenai yoru wo
koeyou to te wo tsunagu kono hibi ga tsudzukimasu you ni
tojita mabuta sae azayaka ni irodoru tame ni
sono tame ni nani ga dekiru ka na
anata no namae wo yonde ii ka na
umarete-kita sono shunkan ni atashi
“kiete-shimaitai” tte naki wameitanda
sore kara zutto sagashite-itanda
itsuka deaeru anata no koto wo
kienai kanashimi mo hokorobi mo anata to ireba
“sore de yokatta ne” to waraeru no ga donna ni ureshii ka
me no mae no subete ga boyakete wa tokete-yuku you na
kiseki de afurete tarinai ya
atashi no namae wo yonde-kureta
anata no namae wo yonde ii ka na
.
English Translation
I'm truly so happy to have met you,
Yet, as if it follows naturally, it's all so sad...
Now, with painfully happy memories,
I walk on toward the inevitable farewell...
If I'm going to just live taking someone else's place,
Then it'd be better if I could just be a pebble
That way, there'd be neither misunderstanding nor confusion,
And then even you wouldn't know me...
What I want is just for you to hear all of my thoughts,
Yet I lie and say I have secrets I can't tell anyone
I'm so much more spineless than you seem to think me,
So why? Why? Why?
To have everlasting sorrows and open seams, but also you;
How happy I would be to smile and say, "It was for the best"...
Everything before me seems to blur and melt;
A flood of miracles wouldn't be enough...
Because you called my name...
If you're just going to lose your place and wander,
I thought, maybe someone could substitute...
Now, with meager, obvious feigned ignorance,
I'm sure we'll laugh together as it repeats...
As much as I vow, as much as I pray, I have miserable dreams,
Where little distortions someday gulp you up for good...
I'm countless times more worthless than you seem to think me,
So why? Why? Why?
Please, for these nights I'll never, ever make it through,
May these days never end, where you hold my hand and say we will...
To vividly color even my closed eyelids,
What can I possibly do?
Is it all right if I call your name?
In that moment I was born into the world,
I screamed and wailed, "I want to disappear"...
Ever since then, I'd been searching,
For the one I'd someday meet,
For you...
To have everlasting sorrows and open seams, but also you;
How happy I would be to smile and say, "It was for the best"...
Everything before me seems to blur and dissolve;
A flood of miracles wouldn't be enough...
Because you called my name...
Is it all right if I call your name?
Subscribe to:
Posts (Atom)










